Ucapan Tak Pantas Ketua DPRD Garut Saat Demo Guru Jadi Sorotan, DPC GMNI: Minta Maaf Atau Mundur

15 Juni 2024, 16:48 WIB
Sekretaris DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Nanan Nugraha Kecam sikap Ketua DPRD Garut dalam videonya yang sedang viral /

PR GARUT- Baru-baru ini, viral sebuah video yang menunjukkan seorang guru honorer menangis saat berdemonstrasi di depan gedung DPRD Garut.

Namun, Bukan aksi demonstrasi yang menjadi sorotan, tapi sebuah moment ketika ketua DPRD Garut, Euis Ida Wartiah memberikan respon yang kurang mengenakan dihadapan seorang guru yang sedang menangis.

Dalam video tersebut, Euis Ida terlihat berkata, "Mangga Nangisna Sing Sae," yang berarti "Menangislah dengan baik," kepada para guru honorer yang sedang berunjuk rasa.

Tentunya, Pernyataan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Sekretaris DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Garut, Nanan Nugraha. Ia menyayangkan sikap Euis Ida yang dianggap tidak menunjukkan empati terhadap para demonstran yang menuntut kejelasan terkait pengangkatan guru ASN dan formasi PPPK.

Baca Juga: Sikap Ketua DPRD Garut Dinilai Tak Simpatik, FAGAR Segera Lapor ke Pihak Berwenang

"Ucapan Euis Ida 'Mangga Nangisna Sing Sae' di hadapan rakyat yang sedang menangis jelas menunjukkan rendahnya moral dan kurangnya empati seorang wakil rakyat. Ini sangat jauh dari sikap yang seharusnya ditunjukkan oleh seorang pejabat publik," ujar Nanan Nugraha pada Sabtu 15 Juni 2024.

Nanan menegaskan bahwa dalam situasi seperti itu, perkataan tersebut sangat tidak pantas diucapkan oleh siapapun, apalagi oleh seorang Ketua DPRD yang seharusnya memperjuangkan nasib rakyatnya.

Dia mempertanyakan bagaimana Euis Ida bisa kembali terpilih sebagai wakil rakyat untuk periode berikutnya, setelah sikap yang ditunjukannya ini.

"Selama menjabat, Euis Ida kurang menunjukkan kepeduliannya terhadap rakyat. Ucapannya pun sering tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat. Anehnya, dia bisa kembali terpilih dan bahkan akan menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, yang cakupannya lebih luas. Jika saat ini saja dia tidak bisa bekerja dengan baik, bagaimana nanti?" tambahnya.

Baca Juga: Beredar Video Sikap Tak Pantas Ketua DPRD Garut Euis Ida Picu Kericuhan Demo Guru Honorer

Dalam pernyataannya, Nanan Nugraha dengan tegas mengecam sikap dan perkataan Euis Ida dan menuntut dua pilihan untuk Ketua DPRD Garut tersebut yakni meminta maaf dan memperjuangkan nasib para guru honorer, atau harus mundur dari jabatannya.

Kontroversi ini menambah daftar panjang ketidakpuasan masyarakat terhadap para pemimpin yang dianggap tidak peka terhadap kondisi rakyatnya.

Banyak yang berharap bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para pejabat publik lainnya untuk lebih berhati-hati dalam bertindak dan berbicara, terutama dalam situasi yang melibatkan kepentingan masyarakat luas.***

Editor: Muhammad Anasul Huda

Tags

Terkini

Terpopuler